Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas IA Lama Bp. Sugiyanto, SH kepada Bp. Albertus Usada, SH.,MH

Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas IA Lama Bp. Sugiyanto, SH kepada Bp. Albertus Usada, SH.,MH

20 Jan

Semarang, 11 Desember 2017. Pengadilan Tinggi Jawa Tengah hari ini tanggal Senin, 11 Desember 2017 melaksanakan Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan kepada 8 Ketua Pengadilan Negeri di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Jawa tengah Pengadilan Negeri Surakarta, Pengadilan Negeri Klaten, Pengadilan Negeri Sukoharjo, Pengadilan Negeri Pati, Pengadilan Negeri Cilacap, Pengadilan Negeri Magelang, Pengadilan Negeri Blora dan Pengadilan Negeri Karanganyar oleh Bapak Dr. Nommy HT. Siahaan, S.H., M.H. Ketua Pengadilan Negeri Jawa Tengah.

           Dalam hal ini Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas IA sebelumnya Bp. Sugiyanto, SH melakukan serah terima jabatan kepada Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas IA yang baru Bp. Albertus Usada, SH.,MH. Dalam acara Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan beliau Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bp. Nommy HT. Siahaan, SH.,MH berpesan bahwa beliau menyampaikan selamat kepada para Ketua Pengadilan Negeri yang baru dilantik dan juga selamat kepada para Ketua Pengadilan Negeri yang lama yang sudah mendapat promosi di tempat yang baru sekaligus juga menyampaikan terimakasi atas pelayananannya sebagai pimpinan yang mengendalikan manajemen Pengadilan dengan baik. Sebagaimana beliau melakukan pelantikan Ketua Pengadilan Negeri selalu menekankan "program 50 hari setelah dilantik" sebagai langkah pengendalian manajemen demi kontinuitas dan eskalasi mutu tupoksi dan kinerja dilingkungan Pengadilan yang dipimpin. 50 hari tersebut diurai dalam 3 tahap yaitu:

             Pada 20 hari pertama : Saudara mengenal medan kerja secara komperhensif, mengidentifikasi karakteristik masalah sekaligus menginventarisir masalah-masalah/ hambatan dan tantangan-tantangan. Analisis SWOT secara jeli dibutuhkan disini. Kemudian menetapkan solusi-solusi dan langkah-langkah sebagai suatu program kerja riil baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.
               Pada 20 hari kedua : adalah mensosialisasikan tahapan solusi dan langkah-langkah kerja. Kemudian menindaklanjuti solusi sebagai rencana aksi atau langkah-langkah kerja tersebut sebagai jajaran guna direalisasikan kepada semua jajaran, bidang atau perbagian.
               10 hari terakhir : evaluasi dan pemulusan rencana aksi atau program kerja.


Program 50 hari ini harus dilaporkan kepada Ketua Pengadilan Tinggi dan selama program ini berlangsung Hakim Tinggi Pengawas masing-masing secara intensif melakukan pantauan bahkan supervisi. Beliau juga menyampaikan bahwa selama ini perhatian warga Pengadilan masih tetap berfokus pada masalah pengawasan. Pengawasan hendaknya dilaksanakan secara terus menerus tanpa putus terhadap pola + bidang-bidang kerja yang telah ditetapkan. Dalam bidang akreditasi, sebanyak 36 Satker di wilayah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah sebanyak 35 Pengadilan Negeri telah mendapat akreditasi. 29 Pengadilan Negeri mendapat akreditasi A, 6 Pengadilan Negeri mendapat akreditasi B dan 1 Pengadilan Negeri yang belum mendapat akreditasi.